laporan keungan perusahaan gampang dan mudah
Nama : Ranti Novita Br Pakpahan
Kelas : Gabungan Semester 1
Dosen : Nurlinda, SE, M.Si
Mata Kuliah : Pengantar akuntansi 1
SEKOLAH TINGGI ILMU MANAGEMEN SUKMA MEDAN (STIM SUKMA MEDAN)
Akuntansi
Laporan Keuangan Perusahaan Jasa
Meta Salon
Laporan Keuangan Perusahaan Jasa
Meta Salon
Oke gaes disini kita akan membuat Laporan Keuangan dari salah satu perusahaan jasa yaitu META SALON, disini kita akan membahas laporan perubahan modal kerja , laporan perubahan laba kotor, laporan biaya produksi, dan laporan arus kas. Berkaitan dengan hal tersebut, pada tugas saya ini dibahas tentang laba/rugi, laporan perubahan modal,neraca, dan laporan arus kas.
Kasus perusahaan jasa Meta salon.
a. Saldo awal december 2019 Meta salon menunjukkan posisi sebgai berikut:
- Modal awal Rp. 23.780.000,00
b. Transaksi perusahaan jasa Meta Salon selama bulan december sebagai berikut:
Dec 02 Dibayar sewa ruko sebesar Rp. 300.000,00
Dec 15 Dibayar air kepada PDAM sebesar Rp. 50.000,00
Dec 18 Dibayar telepon dan likstrik sebesar Rp.150.000,00
Dec 20 Dibeli perlengkapan salon sebesar Rp. 1.500.000,00
Dec 23 Dibeli peralatan salon sebesar Rp. 1,3000.000,00
Dec 27 Pengambilan uang untuk kepentingan pribadi sebesar Rp.20.000,00
Dec 29 Penambahan modal sebesar Rp. 1.480.000,00
Dec 31a Pembayaran gaji karyawan sebesar Rp.40.000,00
Dec 31b Pendapatan salon sebesar 5.450.000,00
Peratama saya akan membahas menegenai laporan laba/rugi.
Lapora laba/rugi adalah laporan yang bertujuan untuk menyajiikan pendapatan beban-beban dan perusahaan untuk suatu periode tertentu,dari laporan tersebut dapat diketaui kenerja keuangan perusahaan. Beikut laporan Laba/Rugi bentuk singel step untuk Perusahaan Meta Salon.
Meta Salon
Laporan Laba/Rugi
Per: 31 December 2019
| |
Pendapatan:
| |
pendaptan salon Rp. 5.450.000,00
| |
Beban Opersional:
| |
Beban Sewa Rp. 300.000,00
| |
Beban Iklan RP. 50.000,00
| |
Beban Gaji Rp. 470.000,00
| |
Beban telepon dan listrik RP. 150.000,00
| |
Beban perlengkapan Rp. 1.500.000,00
| |
Beban peralatan salon Rp. 1.300.000,00
| |
Total beban operasional (Rp. 3.770.000,00)
| |
Laba bersih Rp. 1.680.000,00
|
Pada laporan tersebut perusahaan jasa meta salon tersebeut terlihat bahwa perusahaan mampu mengelola operasional peusahaan dengan baik. hal menunjukan dengan adanya perolehan laba bersih sebesar Rp. 1.860.000,00.
Catatan:
Data keuangan terdiri dari pendapatan dan beban.
Kedua kita akan membahas mengenai Laporan Perubahan Modal/Akuitas.
Laporan perubahan Modal Diperlukan untuk mengetahui maju mundurnya perusahaan tersebut. Laporan ini terjadi pada moda ( ekuitas) pemilik perusahaan karena modal dapat mengalami perybahaan bertambah atau berkurang, perubahan ini disebeb kan oleh hasil operasi perusahaan dalam suatu periode tertentu.
Laporan perubahan modal untuk kasus Meta Salon disajikan sebagai berikut:
Meta salon
Laporan Perubahan Modal
Per 31 December 2018
Modal Awal Rp. 22.300.000,00
Laba bersih Dec 2019 Rp. 1.680.000,00
Pengambilan Prive (Rp. 20.000,00)
Penambahan Modal Rp. 1.480.000,00
Modal akhir pemilik 31 Dec 2019 Rp. 23.780.000,00
|
Laporan perubahan modal pada perusahaan jasa Meta Salon di atas terjadi karena adanya pengambilan prive oleh pemilik dan bertambahnya modal dari perolehan laba. Oleh karena itu, pada tanggal 31 Desember 2019 laporan keuangan menunjukkan bahwa modal bertambah dari Rp22.300.000,00 menjadi Rp23.780.000,00.
Ketiga saya akan membahan tentang Balance/Neraca
Setelah mempelajari laporan laba rugi dan laporan perubahan modal,kita lanjut membuat neraca. Neraca yaitu laporan keuangan yang menyajikan informasi mengenai posisi keuangan perusahaan pada tanggal tertentu. Neraca dapat disajikan dalam bentuk scontro maupun staffel. Marilah kita coba membuat neraca untuk kasus perusahaan jasa Meta Salon.
Neraca
Meta Salon
Neraca
Per 31 December 2018
AKTIVA KEWAJIBAN
Aktiva lancar Utang Lancar
Kas Rp. 6.600.000,00 Utang Usaha Rp.2.500.000,00
Piutang Rp. 1.750.000,00 Gaji Utang Rp.1.750.000,00
Perengkapan Rp. 5.500,000,00 Jumlah Utang Lancar Rp.2.670.000,00
Sewa dibayar dimuka Rp. 900.000,00
Jumlah Aktiva Lancar Rp.14.750.000,00 Modal
Aktiva tetap Modal Meta Rp.23.780.000,00
Peralatan Rp.13.000.000,00
Akum.Penyu.Peralatan (Rp. 1.300.000,00)
Jumlah aktiva tetap Rp.11.700.000,00
Jumlah aktiva Rp.26.450.000,00 Total kewajiban&Modal Rp.26..450.000,00
|
Pada neraca, modal pemilik diambil dari laporan perubahan modal. Sedangkan laporan perubahan modal dibuat berdasarkan laporan laba/rugi. Jadi, sebelum membuat neraca, Anda harus membuat laporan laba/rugi dan laporan perubahan moda terlebih dahulu.
Laporan arus kas (cash flow statment)
Laporan arus kas merupakan laporan yang menunjukkan perubahan kas selama satu periode akuntansi. Laporan kas memuat sumber perolehan kas dan pos-pos pengeluaran kas. Jadi, berdasarkan laporan arus kas dapat diketahui sumber dan penggunaan kas.
Salah satu komponen pokok laporan keuangan adalah laporan perubahan posisi keuangan; disebut juga dengan istilah laporan sumber dan penggunaan dana. Laporan perubahan posisi keuangan dapat disajikan dalam bentuk laporan arus (laporan sumber dan penggunaan kas) atau dalam bentuk laporan sumber dan penggunaan modal kerja. Dalam buku ini, hanya dibahas mengenai laporan arus kas.
Dalam persamaan dasar akuntansi di muka, tampak bahwa setiap terjadi transaksi mengakibatkan perubahan pada pos-pos persamaan akuntansi. Pospos persamaan akuntansi pada dasarnya adalah pos-pos neraca. Dengan kata lain, setiap transaksi yang terjadi pada perusahaan mengakibatkan perubahan pada pos-pos neraca. Perubahan pada suatu pos neraca yang diimbangi dengan penambahan kas maka perubahannya menunjukkan sumber kas. Misalnya, penerimaan piutang (karena pembayaran piutang) dari debitur mengakibatkan pengurangan pada piutang dan penambahan pada kas. Oleh karena itu, berkurangnya piutang menunjukkan sumber kas, perubahan pada pos bersangkutan menunjukkan penggunaan kas.
Perubahan pada setiap pos akibat transaksi yang terjadi dalam suatu periode akuntansi, masing-masing tampak dalam neraca akhir periode yang bersangkutan. Oleh karena itu, data sumber dan penggunaan kas dalam suatu periode dapat diketahui dengan cara membandingkan masing-masing pos neraca akhir suatu periode dengan neraca akhir periode yang lalu. Atau, antara neraca awal dan neraca akhir suatu periode. Perubahan pada tiap pos neraca menunjukkan sumber kas atau penggunaan kas.
Laba bersih yang diperoleh perusahaan merupakan sumber dana pada perusahaan perseorangan diperlakukan sebagai penambah modal pemilik. Sementara, pengambilan prive pemilik diperlakukan sebagai pengurang modal. Dengan demikian perubahan besarnya modal yang tampak dalam neraca adalah akibat adanya laba atau rugi dan pengambilan prive pemilik, sehingga harus diinformasikan menjadi sumber kas yang berasal dari laba bersih dan penggunaan kas untuk kerugian dan pengambilan prive.
Perubahan yang menunjukkan sumber kas adalah sebagai berikut:
1. Berkurangnya aktiva lancar selain kas
2. Berkurangnya harga perolehan aktiva tetap (aktiva tetap bruto)
3. Akumulasi penyusutan aktiva tetap
4. Bertambahnya utang
5. Penambahan ekuitas
Sementara, perbedaan besarnya masing-masing pos dalam dua neraca yang menunjukkan penggunaan kas, adalah sebagai berikut.
1. Bertambahnya aktiva selain kas
2. Berkurangnya utang
3. Berkurangnya ekuitas
Berdasarkan keterangan di atas, langkah-langkah yang diperlukan dalam penyusunan laporan arus kas, adalah sebagai berikut.
1. Menyusun daftar perubahan pos-pos neraca dengan membandingkan neraca awal dan akhir suatu periode. Atau antara neraca akhir suatu periode dengan akhir periode yang lalu.
2. Mengelompokkan perubahan-perubahan hasil langkah pertama di atas menjadi kelompok yang mengkibatkan kas bertambah (sumber dana) dan kelompok yang mengkibatkan kas berkurang (penggunaan dana).
3. Mengelompokkan perubahan pada pos modal menjadi kelompok yang menjadi sumber dana dan kelompok yang menunjukkan penggunaan dana.
4. Menyusun hasil langkah ke-2 dan ke-3 di atas dalam bentuk laporan arus kas.
Laporan arus kas dapat disusun dengan membandingkan neraca dua periode. Perhatikanlah neraca Eva Salon pada tahun 2017 dan 2018 yang diperbandingkan berikut ini.
Meta Salon
Neraca Yang Diperbandingkan
Per 31 Dec 2017-2018 (ini Rp)
Kode Akun Nama 31 Dec Naik/Turun
2017 2018
101 Kas 6.050.000,00 6.600.000,00 550.000,00
102 Piutang 1.500.000,00 1.750.000,00 250.000,00
103 Perlengkapan 6.000.000,00 5 .500.000,00 (500.000,00)
104 Sewa dibayar dimuka 1.000.000,00 900.000,00 (100.000,00)
121 Peralatan salon 12.000.000,00 13.000.000,00 1.000.000,00
26.550.000,00 22.750.000,00 1.200.000,00
122 Akum.penyu.peralatan 1.100.000,00 1.300.000,00 200.000,00
201 Utang usaha 2.000.000,00 2.500.000,00 500.000,00
202 Utang Gaji 150.000,00 170.000,00 20.000,00
301 Modal 23.300.000,00 23.780.000,00 480.000,00
26.550.000,00 27.750.000,00 1.200.000,00
|
Laporan arus kas dapat digunakan oleh para pemakai untuk mengevaluasi perubahan dalam aktiva bersih perusahaan, struktur keuangan (termasuk likuiditas dan solvabilitas) dan kemampuan untuk memengaruhi jumlah serta waktu arus kas dalam rangka adaptasi dengan perubahan keadaan dan peluang.
Berdasarkan neraca perbandingan tersebut dapat disusun laporan arus kas sebagai berikut.
Meta Salon
Laporan Arus Kas
Untuk Periode yang Berakhir 2018
Sumber kas dari:
Hasil operasi (Laba Bersih) Rp.1680.000,00
Ditambah dengan:
- Penurunan sewa peralatan dimuka Rp.100.000,00
- Akum. Penyu. Peralatan Rp.200.000,00
- Kenaikan utang usaha Rp.500.000,00
- Kenaikan utang gaji Rp. 20.000,00
Rp. 820.000,00
Rp. 2.500.000,00
Dikurangin Dengan:
- Kenaikan piutang (Rp. 250.000,00)
Rp. 2.250.000,00
Penggunaan kas untuk:
- Pemakaian perlengkapan Rp. 500.000,00
- Pembelian peralatan Rp.1.000.000,00
- Pengambilan prive Rp. 200.000,00
(Rp. 1.700.000,00)
Kenaikan kas 550.000,00
|
Analisis :
Jika jumlah penerimaan lebih besar daripada jumlah pengeluaran maka perusahaan akan menerima arus kas masuk bersih (net cash inflow). Jika jumlah pengeluaran lebih besar daripada jumlah penerimaan, maka perusahaan akan menerima arus kas keluar bersih (net cash out flow). Proses penyusunan laporan keuangan tersebut dilakukan berdasarkan hubungan data yang ada pada setiap laporan keuangan. Data laba bersih pada laporan laba/rugi akan menjadi komponen pada laporan perubahan modal. Selanjutnya, data modal akhir menjadi komponen pada neraca sehingga tampak bahwa ketiga laporan tersebut menghasilkan data yang saling berhubungan. Sedangkan data mengenai transaksi kas menjadi komponen penyusunan laporan arus kas.
Dengan selesainya pembuatan laporan arus kas maka siklus aktivitas perusahaan jasa telah selesai.
Komentar
Posting Komentar